Inilah Kualitas Kuliah Online
Kulian online di Indonesia

Inilah Kualitas Kuliah Online

Kuliah Online

Kulian online di Indonesia

Konsep pendidikan jarak jauh berbasiskan teknologi atau dalam Bahasa Inggris disebut online education sebenarnya bukan merupakan suatu konsep yang baru. Sejak beberapa tahun yang lalu, sudah banyak universitas-universitas di luar negeri yang menawarkan program online education. Beberapa universitas ini menawarkan program pendidikan jarak jauh berbasiskan teknologi yang memberikan gelar/ijasah kepada lulusannya (atau sering disebut program online degree).

Pada awalnya, program online degree ini hanya ditawarkan oleh universitas-universitas yang bukan merupakan universitas top di negara mereka. Bahkan, banyak dari program online degree ini ditawarkan oleh universitas-universitas yang mutunya tidak jelas dengan tujuan utama yang sangat komersial. Sudah menjadi rahasia umum bahwa sangat mudah bagi mahasiswa universitas-universitas ini untuk menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar mereka. Karena itu, imej online degree menjadi sangat buruk.

Seiring dengan perkembangan pesat dibidang teknologi dan Internet, proses pembelajaran jarak jauh berbasiskan teknologi atau Internet (online learning) juga menjadi semakin baik. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa, jika dipersiapkan dengan baik, online learning memberikan hasil pembelajaran yang sama dengan proses pembelajaran konvesional. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh US Department of Education yang hasilnya dipublikasikan pada bulan September 2010. Hasil penelitian yang berjudul “Evaluation of Evidence-Based Practices in Online Learning: A Meta-Analysis and Review of Online Learning Studies” menunjukkan bahwa murid-murid yang belajar secara online pada umumnya mendapatkan hasil yang sedikit lebih baik dari pada murid-murid yang belajar secara tradisional dengan metode temu muka.

Pada bulan Mei 2012, ITHAKA, sebuah organisasi nirlaba yang memfokuskan diri untuk membantu komunitas akademik menggunakan teknologi digital untuk menyimpan data-data kependidikan dan memajukan riset dan pengajaran, mempublikasikan hasil penelitiannya yang diberi judul “Interactive Learning Online at Public Universities: Evidence from Randomized Trials“. Salah satu hasil penelitian yang terpenting adalah para mahasiswa yang belajar secara hybrid (proses belajaran campuran antara online dan temu muka) memperoleh hasil yang sama, tidak lebih baik dan tidak lebih buruk, dari rekan-rekan mereka yang belajar secara temu muka saja.

Kualitas Pendidikan Jarak Jauh

Gambar 1. Perbandingan Hasil Belajar Siswa Kuliah Online/Hybrid dan Kuliah Tatap Muka

Sebuah pilot project yang dilakukan bersama oleh edX, sebuah startup edukasi di Amerika Serikat, dan San Jose State University juga menunjukkan hasil yang sama. Dalam pilot project ini, beberapa mahasiswa diminta untuk mengambil secara online mata kuliah yang cukup sulit, Circuits and Electronics. Hasilnya cukup mengejutkan. Sekitar 40% dari mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini secara konvesional (tata muka) mendapat nilai C atau lebih rendah, sedangkan hanya sekitar 9% dari mahasiswa yang mengambil kelas ini secara hybrid mendapat nilai C atau lebih rendah.

Kesimpulannya secara keseluruhan adalah, proses pembelajaran secara hybrid (online dan tatap muka), asalkan dipersiapkan dengan baik, akan memberikan hasil yang tidak lebih buruk dan bahkan sedikit lebih baik daripada hasil yang diberikan oleh proses pembelajaran konvensional (hanya tatap muka).

Saat ini, tidak hanya universitas-universitas yang sangat komersial yang menawarkan program online degree. Banyak universitas-universitas top seperti Harvard University, Massachusetts Institute of Technology, University of North Carolina at Chappel Hill, George Washington University, Georgetown University, dan masih banyak lagi universitas-universitas top lainnya yang mulai menawarkan program online degree. Bahkan pada bulan Agustus 2012, Stanford University untuk pertama kalinya membentuk Office of the Vice Provost for Online Learning yang bertanggung jawab untuk menentukan strateji online learning mereka.

Mudah-mudahan universitas-universitas di Indonesia juga akan segera mulai dengan serius membangun program online education/degree mereka dan kami, HarukaEdu, dengan senang hati akan membantu.

Salam edukasi!

Novis, Co-founder, HarukaEdu

  • Social Links: