Online Learning di Mata Mahasiswa London School of Public Relations

Online Learning di Mata Mahasiswa London School of Public Relations

Sabtu 21 Januari 2017, LSPR menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mahasiswa kelas online. Walaupun diadakan saat weekend, mereka tetap semangat dalam mengerjakan semua soalnya. Di tengah suasana ujian, dua mahasiswa sempat berbagi cerita pengalaman mereka saat mengikuti perkuliahan online learning. Keduanya memiliki pengalaman yang berbeda karena datang dari latar belakang yang tidak sama, namun mereka memiliki satu kesamaan visi, yaitu menyelesaikan pendidikan S2 di tengah kesibukan sebagai pekerja.

6

Material Perkuliahan Sangat Membantu Di Dunia Kerja

Ardhina Zaiza merupakan mahasiswa S2 LSPR jurusan Corporate Communication. Status Ardhina sebagai karyawan di salah satu perusahaan tidak menyurutkan niatnya untuk meraih gelar pendidikan yang lebih tinggi. Ia tidak menyesali pilihannya memilih program online learning LSPR untuk melanjutkan studi S2. Andini mendapatkan teori pelajaran baru yang berguna dan terpakai di dunia kerja. Bahkan ada beberapa materi yang baru ia ketahui saat kuliah S2 di LSPR.

9

Bagi Ardhina, hambatan terbesar saat mengikuti program online learning adalah pembagian waktu diantara jam kerja dan waktu kuliah. Namun dengan adanya sistem program LMS yang dikembangkan HarukaEDU ini, Ardhina merasa sangat dipermudah dalam menjalani kuliah online learning. Lebih lanjut Ardhina menambahkan, satu hal yang harus ditingkatkan adalah interaksi. Menurut ia, ada beberapa materi kuliah tidak cukup hanya disampaikan dengan slide presentasi tetapi dibutuhkan interaksi dengan dosen agar lebih mudah dimengerti.

Jarak Bukan Menjadi Masalah Dalam Menyelesaikan Pendidikan

Lain Ardhina lain pula Jaime Simeao de Canossa Ribeiro. Jaime adalah mahasiswa pertama dari Timor Leste yang mengikuti program online learning di LSPR. E-learning merupakan tantangan baru di era masa kini sekaligus dapat melatih sisi profesionalisme Jaime dan pekerja lain yang berkarir sambil belajar. Jaime sangat berterima kasih kepada LSPR dan HarukaEDU karena telah memberikan fasilitas yang dapat membantu perkuliahan, baik dari sisi materi pelajaran maupun interaksi dengan dosen.

8

“Bicara E-Learning = Bicara Media” ucap Jaime. Koneksi internet yang belum stabil di tanah Timor Leste menjadikan Jaime harus sedikit berjuangan untuk mencapai cita-citanya. Tidak jarang ia harus menuju daerah dengan dataran tinggi dan jarak yang jauh agar mudah mendapatkan sinyal internet. Namun jarak bukan hambatan, asal tetap fokus dan memiliki integritas.

Jamie sangat berterima kasih kepada HarukaEDU karena ia bisa mendapatkan informasi yang lengkap seputar kuliah online di LSPR. Ia mengaku sangat mudah menjalani komunikasi dengan  staff HarukaEDU (Team operation), sehingga perkuliahan jarak jauh nya berjalan dengan lancar. Ia menambahkan, LSPR adalah sebuah Universitas yang interaktif dan profesional. Semua staff LSPR sangat membantu Jamie dengan baik dan tidak ada gap antar mahasiswa walaupun ia berasal dari Timor Leste. Simak testiomoni lengkap mengenai perkuliahan E-Learning di mata mahasiswa LSPR berikut.

 

 

  • Social Links: